Lewati ke konten utama

Juicy Luicy Kembalikan Seluruh Honor ke Promotor XYZ Liveground setelah Batal Tampil di Batam

Juicy Luicy mengembalikan seluruh honor kepada promotor XYZ Liveground setelah batal tampil di festival musik di Batam pada 5 September 2026. Promotor menyebut kedua pihak sepakat bahwa pembatalan itu terjadi karena miskomunikasi soal biaya kelebihan bagasi, dan persoalan tersebut diselesaikan melalui kesepakatan bersama tanpa jalur pengadilan.

Juicy Luicy Kembalikan Seluruh Honor ke Promotor XYZ Liveground setelah Batal Tampil di Batam

JAKARTA – Grup musik Juicy Luicy mengembalikan seluruh honor yang telah diterimanya dari promotor XYZ Liveground setelah batal tampil di festival musik di Batam, Kepulauan Riau, pada 5 September 2026. Kabar itu disampaikan promotor melalui akun Instagram resminya, Senin (5/10/2026). Menurut promotor, persoalan dengan manajemen Juicy Luicy telah diselesaikan melalui komunikasi langsung dan kesepakatan bersama.

Dalam pernyataannya, promotor menyebut kedua pihak sepakat bahwa pembatalan itu terjadi karena miskomunikasi dalam koordinasi teknis dan operasional menjelang keberangkatan, bukan karena ada pihak yang berniat merugikan pihak lain. Promotor juga meminta maaf kepada Juicy Luicy dan para penggemar yang kecewa, serta berterima kasih atas iktikad baik manajemen band dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

Juicy Luicy semula dijadwalkan tampil di Lapangan Parkir Temenggung Abdul Jamal, Batam. Persoalan muncul ketika rombongan band sudah berada di bandara dan harus membayar biaya kelebihan bagasi. Menurut promotor, mereka telah menyiapkan tiket pesawat pergi-pulang, akomodasi, dan kebutuhan teknis, lalu menawarkan agar biaya kelebihan bagasi dibayar lebih dulu oleh pihak band untuk kemudian diganti. Namun, rombongan Juicy Luicy tidak melanjutkan perjalanan sehingga penampilan mereka batal.

Pihak band memiliki versi berbeda. Vokalis Juicy Luicy, Julian Kaisar, dalam siaran langsung di Instagram menyebut bandnya batal tampil karena panitia belum menyelesaikan pembayaran bagasi dan hotel. Dalam klarifikasi pada 11 September 2026, Juicy Luicy juga sempat menyatakan akan mendonasikan seluruh honor tersebut kepada warga Batam yang membutuhkan. Rencana donasi itu kemudian diganti dengan pengembalian honor kepada promotor.

Polemik ini sempat memancing tanggapan pelaku industri musik. Mantan manajer NAIF, Aria Baja, menilai keputusan membatalkan keberangkatan hanya karena persoalan penggantian biaya bagasi kurang bijak. Sementara itu, penyanyi, Nadin Amizah, mengingatkan bahwa kebutuhan bagasi musisi bisa mencapai ratusan kilogram karena peralatan pertunjukan ikut dibawa, sehingga mekanisme pembayarannya perlu disepakati dengan jelas.

Pengembalian honor ini menutup potensi sengketa wanprestasi di antara kedua pihak. Dalam perjanjian pertunjukan, pihak yang sudah menerima pembayaran tetapi tidak menjalankan kewajibannya pada dasarnya dapat dituntut mengembalikan pembayaran atau mengganti kerugian. Promotor dan manajemen Juicy Luicy memilih menyelesaikan persoalan itu melalui musyawarah, tanpa membawanya ke pengadilan.

Kasus ini memperlihatkan bahwa biaya perjalanan seperti kelebihan bagasi kerap tidak diatur rinci dalam kontrak pertunjukan, padahal persoalan kecil di bandara bisa berujung pada batalnya penampilan. XYZ Liveground menyatakan akan menjadikan kritik dari kejadian ini sebagai ba

Peraturan Terkait

2

Mengutip berita ini

Ambil rujukan siap pakai dalam gaya APA, MLA, atau Chicago.

Bagikan